Postingan

Psikodinamika Gangguan Panik

  Psikodinamika Gangguan Panik Teori Psikoanalitik: Teori psikoanalitik memandang serangan panik sebagai akibat dari pertahanan yang tidak berhasil dalam melawan impuls yang menyebabkan kecemasan. Apa yang sebelumnya merupakan suatu sinyal kecemasan ringan menjadi suatu perasaan ketakutan yang melanda, lengkap dengan gejala somatik. Pada agorafobia, teori psikoanalitik menekankan kematian orangtua pada masa anak-anak dan suatu riwayat kecemasan perpisahan ( separation anxiety ). Sendirian di tempat publik menghidupkan kembali kecemasan masa anak-anak tentang ditelantarkan. Mekanisme pertahanan yang digunakan adalah represi, pengalihan (displacement), penghindaran, dan simbolisasi. Perpisahan traumatik selama masa anak-anak didapati sistem saraf anak yang sedang berkembang dalam cara tertentu sehingga anak menjadi rentan terhadap kecemasan pada masa dewasanya. Banyak pasien menggambarkan serangan panik berasal dari kesedihan, seakan-akan tidak ada faktor psikologis yang terlibat, te...

Gangguan Panik (Anxietas Paroksismal Episodik) - F41.0

F41.0 Gangguan Panik (Anxietas Paroksismal Episodik) Pedoman Diagnostik: * Gangguan panik baru ditegakkan sebagai diagnosis utama bila tidak ditemukan adanya Gangguan Anxietas Fobik ( F40.- ). * Untuk diagnosis pasti, harus ditemukan adanya beberapa kali serangan anxietas berat (severe attack of autonomic anxiety) dalam masa kira-kira satu bulan:.   (a) pada keadaan-keadaan di mana sebenarnya secara objektif tidak ada bahaya;   (b) tidak terbatas pada situasi yang telah diketahui atau yang dapat diduga sebelumnya ( unpredictable situations );   (c) dengan keadaan yang relatif bebas dari gejala-gejala anxietas pada periode di antara serangan-serangan panik (meskipun demikian, umumnya dapat terjadi juga "anxietas antisipatory", yaitu anxietas yang terjadi setelah membayangkan sesuatu yang mengkhawatirkan akan terjadi). Psikodinamika Gangguan Panik Gangguan Neurotik, Gangguan Somatoform, & Gangguan Terkait Stres